Serangan itu dilancarkan pesawat tanpa awak AS ketika para militan tengah mengikuti sebuah pertemuan di sebuah rumah.
"Kami mendengar tiga ledakan mengguncang kota pada tengah malam," kata sumber lokal seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (10/5/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serangan itu terjadi menyusul serangan udara di Yaman timur pada Minggu, 6 Mei lalu yang menewaskan Fahd al-Quso, tokoh Al-Qaeda yang diburu terkait pengeboman USS Cole tahun 2000. Serangan terhadap Quso terjadi setelah informasi dari seorang pria.
Nama Quso masuk dalam daftar FBI sebagai teroris paling diburu. Pemerintah AS bahkan telah menawarkan hadiah uang hingga US$ 5 juta bagi siapa saja yang bisa memberikan informasi.
(ita/nrl)










































