Dalam peristiwa maut yang terjadi sebelum subuh tadi, 21 pekerja wanita terjebak dalam amukan si jago merah. Sebanyak tujuh orang hingga kini belum ditemukan. Sementara tiga orang berhasil selamat dengan melompat dari jendela di lantai dua gedung.
"21 orang tidur di lantai dua ketika api menghantam lantai dasar. Mereka tak bisa menemukan jalan keluar darurat dikarenakan asap hitam yang sangat tebal," kata kepala dinas pemadam kebakaran wilayah Inspektur Kepala Mario Palarca kepada kantor berita AFP, Rabu (9/5/2012).
Belum diketahui sebab-sebab kebakaran toserba yang terletak di Butuan, kota kecil di Pulau Mindanao, Filipina selatan itu. Para petugas saat ini masih terus melakukan pencarian para karyawan toko yang hilang.
Di Filipina, merupakan hal yang lumrah bagi para pegawai bergaji rendah untuk tidur di tempat kerja mereka.
(ita/nrl)











































