Kontak senjata antara tentara dan militan terbilang relatif jarang di Waziristan Utara. Selama ini para gerilyawan dan militer di wilayah tersebut sepakat untuk tidak saling menyerang.
Namun pertempuran pecah pada Minggu, 6 Mei waktu setempat ketika sekelompok pria bersenjata roket menyerang konvoi militer dekat Miranshah, kota utama di distrik kesukuan di perbatasan Afghanistan tersebut. Di antara para korban jiwa adalah 12 tentara Pakistan, tiga di antaranya ditangkap dan dipenggal.
"Tujuh warga sipil, termasuk dua anak-anak dan tiga wanita tewas dan 71 lainnya luka-luka selama dua hari pertempuran," kata seorang pejabat intelijen setempat kepada kantor berita AFP, Selasa (8/5/2012).
Ditambahkannya, setidaknya 20 prajurit juga terluka dalam peristiwa tersebut.
Menurut pejabat-pejabat Pakistan, situasi di wilayah tersebut saat ini telah kembali tenang. Situasi tenang ini tercapai setelah para pemimpin suku turun tangan untuk mengimbau para militan dan pasukan pemerintah agar menahan diri.
(ita/vit)











































