Jelang Pemilihan Presiden Prancis, Sarkozy Gagal Ungguli Hollande

Jelang Pemilihan Presiden Prancis, Sarkozy Gagal Ungguli Hollande

- detikNews
Kamis, 03 Mei 2012 15:45 WIB
Jelang Pemilihan Presiden Prancis, Sarkozy Gagal Ungguli Hollande
Paris, - Pemilihan presiden Prancis sudah di depan mata. Menjelang pilpres yang akan digelar Minggu, 6 Mei waktu setempat itu, Prancis Nicolas Sarkozy dan penantangnya, sosialis Francois Hollande telah melakukan debat terbuka.

Dalam debat yang disiarkan televisi pada Rabu, 2 Mei waktu setempat itu, Sarkozy gagal melancarkan pukulan telak untuk menggoyang posisi unggul rivalnya, Hollande.

Dalam debat yang berlangsung hampir tiga jam tersebut, Hollande (57) terlihat tenang dan terkendali. Sementara Sarkozy yang juga berumur 57 tahun, kerap terlihat tegang, tidak tenang. Demikian seperti diberitakan kantor berita Reuters, Kamis (3/5/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut para pengamat politik, debat tersebut tak akan mengubah apapun. Debat itu kemungkinan hanya memperkuat opini para pemilih Sarkozy dan Hollande.

Menurut polling-polling terbaru, Hollande unggul dari Sarkozy dengan selisih enam hingga sepuluh poin.

"Debat ini tak akan mengubah hal-hal dan karena Francois Hollande saat ini difavoritkan, dialah yang seharusnya diuntungkan (dari debat ini)," kata analis, Jerome Fourquet.

Dalam debat tersebut, para komentator politik menyimpulkan bahwa Sarkozy telah tampil "seperti petinju". Sementara rivalnya, tampil "seperti pemain yudo, menggunakan sentuhan kecerdasan dan serangan untuk menggoyahkan musuhnya.

Dalam debat tersebut, Hollande yang percaya diri dan rileks, mengatakan dirinya berniat menjadi "presiden keadilan", "presiden kebangkitan" dan "presiden kesatuan".

Dicetuskan Hollande, Sarkozy yang memimpin sejak 2007, telah memecah rakyat Prancis terlalu lama dan menggunakan krisis ekonomi global sebagai alasan atas janji-janji yang tidak terpenuhi.

Sarkozy yang dikritik publik atas meningkatnya pengangguran di negeri itu, merupakan presiden Prancis paling tidak populer dalam pertarungannya untuk terpilih kembali. Dalam pemilihan putaran pertama belum lama ini, Sarkozy kalah dari Hollande. Kini, putaran kedua atau final yang akan berlangsung Minggu (6/5/) akan menjadi penentu kepemimpinan Sarkozy.

(/)


Berita Terkait