Peristiwa pahit ini terjadi di wilayah gurun Alice Springs pada Rabu (2/5) pagi waktu setempat. Menurut polisi, saat kejadian, kedua wanita tersebut sedang tertidur di dalam mobil. Ketika itulah, dua pria datang mendekat dan menyerang mereka.
Pria-pria tersebut memaksa kedua wanita tersebut untuk berhubungan seks dengan mereka. Bahkan, salah seorang pria menggunakan senjata api untuk mengancam keduanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua pelaku berhasil melarikan diri dengan menggunakan mobil. Namun polisi berhasil menangkap salah seorang pelaku yang masih berusia 17 tahun pada Kamis (3/5) waktu setempat. Sedangkan seorang pelaku lainnya saat ini masih dalam pengejaran.
Menteri Pariwisata Northern Territory, Malarndirri McCarthy, mengaku terkejut atas insiden ini. McCarthy berharap agar insiden ini tidak menurunkan minat para wisatawan untuk berkunjung ke Australia.
"Ini benar-benar mengerikan bagi setiap wanita yang diserang dengan cara seperti itu di belahan bumi manapun, khususnya di sini di wilayah Northern Territory. Kami ingin orang-orang merasa aman berada di sini... terlepas apakah mereka pengunjung ataupun mereka yang memang tinggal di sini," tandasnya.
Kewarganegaraan kedua turis wanita yang menjadi korban tersebut belum dirilis oleh kepolisian.
(nvc/ita)











































