Mengerikan! Wanita Muda Bunuh 2 Anaknya di Inggris

Mengerikan! Wanita Muda Bunuh 2 Anaknya di Inggris

- detikNews
Rabu, 02 Mei 2012 16:27 WIB
Mengerikan! Wanita Muda Bunuh 2 Anaknya di Inggris
London, - Sungguh mengerikan! Seorang pria di Inggris menemukan dua keponakannya yang masih balita tergeletak tak bernyawa. Usut punya usut, seorang bayi berumur 3 bulan dan seorang anak berusia 2 tahun tersebut tewas ditusuk oleh ibu kandungnya, yang tak lain adalah adik kandung pria tersebut.

Leighton Dennis merasa sangat shock dan ngeri ketika melihat kedua keponakannya sudah tak bernyawa di rumah mereka di Kilmington Drive, Cheetham Hill. Dua anak laki-laki tersebut bernama Romario Mullings-Sewell (2) dan Delayno Mullings-Sewell (3 bulan). Demikian seperti dilansir oleh Daily Mail, Rabu (2/5/2012).

Ibunda mereka, Jael Mullings (21) tidak berada di rumah saat Leighton menemukan kedua keponakannya dalam kondisi mengenaskan tersebut pada 12 November 2008 silam. Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Mancherster, kemarin (1/5), Leighton tak dapat menahan air mata ketika memberikan kesaksiannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penemuan tragis tersebut diawali ketika adik perempuannya, Jael, datang ke rumahnya tanpa membawa kedua putranya. Bahkan saat itu, Jael menyebut-nyebut dirinya sebagai 'iblis' dan juga mengatakan bahwa kedua putranya 'telah berada di tempat yang damai'. Merasa khawatir, Leighton dan ibunya, Andrea, pergi ke rumah Jael. Mereka mendapati kondisi pintu depan rumah tak terkunci.

Mereka menemukan rumah dalam kondisi berantakan dan Leighton mencurigai ada sesuatu yang tidak beres. Leighton memanggil-manggil nama kedua keponakannya. Namun tidak ada jawaban dan mereka memutuskan untuk menuju ke lantai dua, tepatnya ke kamar Jael. Apa yang terjadi selanjutnya, membuat Leighton tak sanggup berkata-kata dan hanya terdiam sembari menitikkan air mata.

Jaksa penuntut pun membantu Leighton dalam memberi kesaksian dengan mengajukan pertanyaan dan Leighton hanya menjawab 'ya' atau 'tidak'. Intinya, Leighton mengakui dirinya menemukan kedua balita malang tersebut dalam kondisi luka parah dan mengenaskan.

Leighton diketahui dekat dengan adik perempuannya tersebut. Pria itu sering mengunjunginya sekali atau dua kali dalam seminggu. Namun, dia tidak habis pikir apa motif adiknya tega melakukan perbuatan tersebut.

Namun Leighton menuturkan, Jael sangat mendalami agama dan tengah mencari kebenaran yang sesungguhnya. Menurut Leighton, Jael pernah mengaku kepada keluarganya bahwa dirinya adalah 'anak Israel' dan juga 'iblis' yang memiliki kekuatan untuk memberikan dan mengambil kehidupan seseorang.

Dalam persidangan sebelumnya, Jael membantah telah melakukan pembunuhan. Namun wanita muda itu tidak membantah dakwaan jaksa yang menuduhnya melakukan kelalaian yang berujung pada hilangnya nyawa seseorang. Persidangan pun akan terus berlanjut.

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads