Mendadak Berkunjung, Obama Kejutkan Tentara AS di Afghanistan

Mendadak Berkunjung, Obama Kejutkan Tentara AS di Afghanistan

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 02 Mei 2012 11:18 WIB
Mendadak Berkunjung, Obama Kejutkan Tentara AS di Afghanistan
Kabul, -

Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama melakukan kunjungan mendadak ke Afghanistan. Hal ini dilakukan untuk menemui tentara AS yang ada di Afghanistan dalam rangka peringatan 1 tahun tewasnya Osama bin Laden.

Obama terbang ke wilayah Afghanistan pada Selasa (1/5) malam waktu setempat dan mengejutkan tentara-tentara AS yang ada di pangkalan udara Bagram di pinggiran wilayah Kabul. Kepada pasukan AS tersebut, Obama menyatakan bahwa peperangan melawan Al-Qaeda telah berakhir.

"Tujuan utama yang telah kita tetapkan untuk memberantas Al-Qaeda dan tidak memberikan mereka kesempatan untuk bangkit kembali, saat ini telah dalam jangkauan kita," tegas Obama dihadapan pasukan AS, seperti dilansir oleh AFP, Rabu (2/5/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diketahui bahwa Osama tewas dalam operasi militer AS di Abottabbad, Pakistan pada Mei 2011 lalu. Dalam peringatan 1 tahun kematian Osama ini, Obama memastikan bahwa peperangan telah berakhir dan berjanji akan memulangkan seluruh militer AS di Afghanistan.

"Perang dimulai di Afghanistan, dan di sini jugalah semuanya diakhiri," tegasnya dalam kunjungan tengah malam tersebut.

Kunjungan Obama ini sebenarnya merupakan rangkaian kunjungan untuk menandatangani pakta hubungan bilateral dengan Afghanistan pasca tahun 2014, sepeninggal militer AS. Dalam kunjungan yang tidak dipublikasikan ke media ini, Obama dijadwalkan bertemu dengan Presiden Hamid Karzai untuk penandatanganan pakta tersebut hari ini.

Selain berbicara soal Al-Qaeda, Obama juga menegaskan soal komitmen AS terhadap Taliban. Obama mengakui, pihaknya tengah mendorong adanya rekonsiliasi AS dengan Taliban.

"Dalam koordinasi dengan pemerintah Afghan, pemerintahan saya juga tengah berdiskusi langsung dengan Taliban. Kami menjelaskan, bahwa mereka akan menjadi bagian dari masa depan kami, jika mereka memutuskan hubungan dengan Al-Qaeda dan mematuhi undang-undang Afghanistan. Banyak anggota (Taliban) yang nampaknya tertarik dengan tawaran rekonsiliasi ini," tandas Obama.

(nvc/ita)


Berita Terkait