Aturan perilaku yang diperketat tersebut akan diberlakukan segera. Aturan tersebut juga melarang para agen dalam unit perlindungan presiden untuk meminum alkohol dalam rentang waktu 10 jam sebelum bertugas. Setiap kunjungan para agen juga harus disertai seorang supervisor dari Kantor Tanggung Jawab Profesional Dinas Rahasia AS. Demikian seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (28/4/2012).
Aturan-aturan ini dibuat setelah lebih dari dua lusin agen Dinas Rahasia dan personel militer AS dipulangkan dari Cartagena, Kolombia saat mereka mempersiapkan pengamanan kunjungan Presiden Barack Obama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Atas insiden memalukan itu, delapan agen Dinas Rahasia telah diberhentikan. Penyelidikan terhadap para agen lainnya yang terlibat masih dilakukan.
Apalagi kini muncul dugaan baru mengenai skandal seks di El Salvador. Sejumlah agen Dinas Rahasia dituding membayar jasa pelacur di ruangan VIP kelab bugil populer di negeri itu dan membawa para wanita penghibur itu ke kamar hotel mereka. Insiden itu terjadi menjelang kunjungan Obama ke El Salvador tahun 2011 lalu.
Belum lagi skandal memalukan agen-agen Dinas Rahasia dan seorang staf Departemen Luar Negeri AS dengan seorang pelacur di Brasil. Pelacur tersebut bahkan sempat terluka karena didorong keluar dari mobil saat terjadi keributan mengenai pembayaran.
(ita/ita)











































