Black Hawk Dikandangkan Australia Usai Gangguan Mesin

Black Hawk Dikandangkan Australia Usai Gangguan Mesin

- detikNews
Rabu, 25 Apr 2012 11:55 WIB
Black Hawk Dikandangkan Australia Usai Gangguan Mesin
Canberra, - Militer Australia mengkandangkan seluruh armada helikopter Black Hawk yang dimilikinya. Ini dilakukan setelah sebuah heli Black Hawk mengalami gangguan mesin saat terbang di wilayah Papua Nugini.

"Saya bisa konfirmasi bahwa sebagai pencegahan, semua tugas penerbangan yang dianggap tidak penting oleh militer telah dihentikan sementara," kata juru bicara Pasukan Pertahanan Australia seperti diberitakan kantor berita AFP, Rabu (25/4/2012).

Langkah ini diambil setelah sebuah heli Black Hawk terpaksa melakukan pendaratan darurat di Kokoda pada Selasa, 24 April setelah mengalami masalah mesin saat misi pengintaian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Empat kru dan empat penumpang heli tersebut tidak terluka dalam insiden itu. Saat kejadian, mereka tengah mempersiapkan event Hari Anzac pada Rabu ini, yang melibatkan para pejabat tinggi militer dan para veteran Perang Dunia II.

Menteri Pertahanan Australia Stephen Smith dan pejabat-pejabat tinggi Australia lainnya saat ini berada di Papua Nugini untuk mengikuti seremoni Hari Anzac, yang menandai peringatan mendaratnya pasukan militer Australia dan Selandia Baru di Gallipoli, Papua Nugini.

Dalam statemennya pada Januari lalu, militer Australia menyatakan pihaknya mengoperasikan 34 heli Black Hawk. Dari armada tersebut, tiga heli di antaranya dikerahkan ke Timor Leste sementara sisanya ditempatkan di Australia.

(ita/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads