Konspirasi tersebut dibeberkan dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Winchester, Senin (23/4) waktu setempat. Elliot Turner (20) mencurigai kekasihnya, Emily Longley (17) berhubungan dengan pria lain selama 4 bulan mereka menjalin kasih.
Pada 7 Mei 2011 lalu, Elliot yang mencurigai kekasihnya berselingkuh, melakukan pembunuhan tersebut. Saat itu Elliot yang mabuk terlibat pertengkaran dengan Emily. Akhirnya dia pun hilang kendali dan mencekik gadis yang berprofesi sebagai model tersebut hingga tewas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka baru menelepon paramedis sekitar 40 menit setelah kejadian. Kepada polisi, Elliot pun berbohong dengan mengaku bahwa mereka bertengkar sebelum tidur dan saat bangun tidur dirinya menemukan Emily sudah tak bernyawa. Demikian seperti dilansir oleh The Sun, Selasa (24/4/2012).
Namun hasil penyelidikan polisi menemukan sejumlah fakta yang berbeda. Dalam persidangan, diungkapkan bahwa saat polisi tiba di lokasi kejadian, terdengar suara sang ayah, Leigh, sedang berbicara soal surat pengakuan Elliot yang telah dia hancurkan. Surat tersebut berisi pengakuan Elliot bahwa dirinya telah membunuh kekasihnya.
Keluarga ini juga kepergok polisi tengah membicarakan soal bagaimana cara membuat bukti-bukti palsu.
Polisi juga berhasil mendapatkan sejumlah bukti dari rumah keluarga Turner. Salah satunya soal riwayat pencarian internet di komputer milik Elliot, yang beberapa kali mencari informasi soal "tewas karena dicekik" dan "bagaimana cara untuk bebas dari dakwaan pembunuhan".
Dalam persidangan, Elliot membantah dakwaan pembunuhan. Namun persidangan kasus ini masih berlanjut.
(nvc/ita)











































