Peristiwa mengenaskan ini terjadi pada Rabu (18/4) malam waktu setempat di dekat pulau terpencil Basilan, yang dikenal sebagai markas militan Abu Sayyaf yang terkait jaringan Al-Qaeda. Dijelaskan bahwa saat itu, kapal militer AS hendak kembali ke markas di Zamboanga usai mengantar obat-obatan bagi masyarakat Basilan.
"Pasukan Khusus AS tidak melihat keberadaan kapal yang lebih kecil itu di kegelapan," ujar Komandan Militer Filipina wilayah tersebut, Kolonel Ricardo Visaya, seperti dilansir oleh AFP, Jumat (20/4/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami menyampaikan duka cita mendalam kami kepada keluarga dan rekan korban," demikian pernyatan Kedubes AS di Manila.
Diketahui bahwa ratusan personel Pasukan Khusus AS tiba di Filipina sejak tahun 2002 lalu. Mereka bertugas untuk melakukan pelatihan militer dan intelijen bagi militer Filipina, terutama dalam memerangi para ekstremis yang marak di wilayah selatan Filipina.
(nvc/ita)











































