Pria yang tidak disebutkan identitasnya ini merupakan salah satu penumpang pesawat Qantas rute Perth-Melbourne, Australia. Tak diketahui penyebabnya, pria ini berperilaku aneh dan mengganggu penumpang, awak dan pilot pesawat.
Juru bicara Qantas mengatakan, pria ini juga sempat mengancam para awak dan pilot pesawat. Merasa tidak tahan dengan perilaku pria ini, sejumlah penumpang yang dibantu oleh awak pesawat akhirnya terpaksa mengamankannya dan mengikatnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara seorang juru bicara kepolisian mengatakan kepada AFP, sejumlah personel kepolisian telah bersiaga di bandara Melbourne dan menunggu pesawat Boeing 737 tersebut mendarat. Rupanya pihak maskapai penerbangan telah menelepon polisi dan mengadukan perilaku penumpang tersebut.
"Seorang penumpang laki-laki, yang telah berhasil diamankan sebelum mendarat, berada di dalam pesawat dan kemudian dikawal keluar pesawat dan dibawa ke tahanan kantor polisi," tuturnya.
Tidak dijelaskan lebih lanjut bagaimana perilaku penumpang yang dianggap mengancam pilot dan awak pesawat tersebut. Polisi dan otoritas setempat masih melakukan penyelidikan mendalam atas kasus ini.
(nvc/ita)











































