Korban yang sengaja dirahasiakan identitasnya ini, mengenal sang pria yang merupakan pelaku dalam kasus ini. Korban dan pelaku pertama kali berkenalan ketika korban tiba di Australia pada Januari lalu.
Setelah sekian lama korban berkeliling Australia, dia sepakat untuk bertemu dengan pelaku pada Selasa (17/4) kemarin. Namun ternyata pertemuan tersebut berujung petaka bagi sang korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelaku pun memborgol korban untuk mencegahnya kabur. Korban bahkan juga dicabuli berkali-kali oleh pelaku.
Kepada polisi, korban mengakui dirinya berhasil lolos setelah memanjat jendela ketika dirinya tengah buang air kecil. "Korban dalam kondisi yang sangat tertekan, namun dia bersedia untuk memberikan keterangan yang dibutuhkan polisi," tutur Johnson.
Si pelaku (48) yang kini dalam penahanan polisi dikenai dakwaan berlapis, yakni 3 dakwaan pencabulan dan penculikan.
(nvc/ita)











































