Dalam pernyataannya, Kementerian Luar Negeri Korut menyampaikan adanya pembatalan kesepakatan untuk menghentikan uji coba senjata nuklir dan rudal-rudal jarak jauh setelah Washington membekukan bantuan pangan.
"Karena itu kami bisa mengambil langkah-langkah pembalasan yang perlu, bebas dari kesepakatan. AS akan bertanggung jawab sepenuhnya atas semua konsekuensi yang terjadi," demikian disampaikan Kementerian Luar Negeri Korut seperti dilansir AFP, Rabu (18/4/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, pemerintah China juga telah membekukan kesepakatan pemulangan pengungsi dengan Korut menyusul peluncuran roket yang dilakukan Korut belum lama ini. Langkah itu dilakukan Beijing karena negara tersebut tidak diberitahu oleh Korut mengenai peluncuran roket itu.
(ita/nrl)











































