"Ke-14 jasad tersebut tampaknya ditinggalkan dalam sebuah van pada dini hari (Selasa waktu setempat) dengan pesan yang ditujukan ke sebuah kelompok kejahatan terorganisir," kata seorang pejabat pemerintah negara bagian Tamaulipas seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (18/4/2012).
Pejabat yang enggan disebutkan namanya itu menolak menjelaskan isi pesan tersebut ataupun siapa yang kemungkinan berada di balik pembunuhan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nuevo Laredo merupakan kota perbatasan persis di seberang Laredo, Texas. Kota itu telah menjadi salah satu kota yang paling kerap mengalami aksi kekerasan sejak perang narkoba yang dilancarkan militer Meksiko pada tahun 2006 silam. Selama perang narkoba tersebut, sekitar 50 ribu orang diyakini telah tewas dalam lima tahun terakhir.
Kota Nuevo Laredo telah menjadi ajang pertempuran bagi kartel-kartel narkoba Gulf dan Zetas. Kedua kartel yang tadinya bersekutu itu kini berperang memperebutkan rute perdagangan menggiurkan ke selatan AS.
(ita/nrl)











































