Ada Skandal Seks, Obama Tetap Percayai Bos Secret Service

Ada Skandal Seks, Obama Tetap Percayai Bos Secret Service

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 18 Apr 2012 14:16 WIB
Ada Skandal Seks, Obama Tetap Percayai Bos Secret Service
Washington, - Skandal seks yang melibatkan agen-agen Dinas Rahasia Amerika Serikat alias Secret Service merupakan aib besar bagi badan tersebut. Direktur Dinas Rahasia, Mark Sullivan pun kini tengah disorot publik. Namun Presiden Amerika Serikat Barack Obama tetap percaya akan kepemimpinan Sullivan.

"Presiden punya kepercayaan pada direktur Dinas Rahasia," kata juru bicara Gedung Putih Jay Carney seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (18/4/2012).

"Direktur Dinas Rahasia bertindak cepat untuk merespons insiden tersebut dan sedang mengawasi penyelidikan saat kita berbicara tentang masalah ini," tutur Carney.

Namun Carney tidak bersedia menjawab pertanyaan tentang apakah Sullivan harus mengundurkan diri jika hasil penyelidikan menemukan bahwa agen-agen Dinas Rahasia memang terlibat skandal seks dengan para pelacur menjelang KTT Amerika, Summit of the Americas.

"Saya tak akan berspekulasi, karena presiden juga tidak, tentang kesimpulan investigasi yang mungkin dicapai karena itu masih berlangsung," tutur Carney.

Obama sebelumnya telah mengatakan bahwa dirinya akan "marah" jika skandal seks itu terbukti benar. Kabarnya, 11 agen dan perwira Dinas Rahasia terlibat dalam skandal seks di Cartagena, Kolombia menjelang dimulainya KTT Amerika pekan lalu. Para agen tersebut diduga berhubungan seks dengan sekitar 20 wanita pekerja seks yang didatangkan ke hotel di Cartagena yang akan ditempati Obama.

(ita/nrl)


Berita Terkait