Dalam statemen yang dikeluarkan kementerian seperti diberitakan Press TV, Rabu (18/4/2012) disebutkan bahwa 15 orang telah ditahan dalam operasi intelijen Iran belum lama ini. Mereka yang ditahan tersebut termasuk warga negara Iran dan warga asing.
Statemen ini dikeluarkan untuk menjelaskan penangkapan kelompok teroris oleh intelijen Iran pada 10 April lalu. Saat itu, Kementerian Intelijen Iran menyatakan, pihaknya telah membekuk kelompok terorisme besar dan menyabotase jaringan yang terkait Israel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut kementerian dalam pernyataannya, salah satu misi para teroris tersebut adalah mengidentifikasi dan membunuh salah satu pakar Iran. Kelompok teroris itu berniat melancarkan serangan teroris pada 10 Februari lalu, satu hari sebelum peringatan Revolusi Islam 1979.
Kementerian Intelijen Iran juga menyatakan, basis mata-mata Israel di sebuah negara tetangga yang dikelola badan intelijen Israel, Mossad, juga telah terbongkar.
Ini bukan kali pertama Iran telah menangkap mata-mata asing. Pada 30 Mei 2011 lalu, sejumlah agen badan intelijen AS, CIA juga telah ditangkap.
(ita/nrl)











































