Mugabe pulang ke Zimbabwe dengan menggunakan pesawat charter dari Singapura. Diktator berusia 88 tahun ini tiba di Bandara Internasional Harare, dengan didampingi oleh istrinya, Grace. Kepulangan Mugabe ini mendapat sambutan oleh Wakil Presiden Joice Mujuru dan jajaran pemerintahan serta jajaran militer Zimbabwe.
"Pria ini (Mugabe) dalam kondisi segar bugar. Untuk apa kami berharap seseorang dalam kondisi buruk, untuk apa kami menyebarkan rumor, untuk apa kami berbohong tentang kepala negara kita," ujar Menteri Informasi Zimbabwe, Webster Shamu, kepada wartawan setempat yang ada di bandara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setibanya di bandara, Mugabe tidak melakukan wawancara dengan wartawan yang telah menunggunya sejak lama. Namun wartawan Reuters melaporkan, Mugabe tampak bercanda dan tertawa bersama Wakil Presiden Joice Mujuru.
Sebelumnya diberitakan bahwa Mugabe dikabarkan tengah berjuang melawan maut di sebuah rumah sakit Singapura, karena menderita kanker prostat. Presiden yang telah berkuasa tiga dekade itu dilaporkan terbang ke Singapura akhir bulan lalu.
Berbagai spekulasi mengenai masalah kesehatan Mugabe muncul sejak WikiLeaks tahun lalu merilis kawat diplomatik Amerika Serikat tahun 2008. Disebutkan bahwa kepala bank sentral Gideon Gono telah memberitahukan mantan Dubes AS James McGee bahwa Mugabe menderita kanker prostat. Menurut para dokter, hidupnya hanya akan bertahan dalam tiga hingga lima tahun.
(nvc/nrl)











































