"Berkat investigasi dan tekanan kepolisian, kami mendapatkan kebebasan diplomat Costa Rica," kata Menteri Dalam Negeri Venezuela Tareck El Aissami lewat Twitter seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (10/4/2012). Dia berjanji akan segera memberikan keterangan detail mengenai operasi pembebasan tersebut.
"Dia dalam kondisi fisik yang baik, di bawah perlindungan polisi dan dalam perjalanan bertemu dengan keluarganya," imbuh El Aissami.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui bahwa akhir-akhir ini banyak kasus penculikan diplomat di sejumlah negara Amerika Latin. Awal tahun ini, Duta Besar Meksiko dan istrinya diculik dan dirampok oleh kelompok bersenjata, namun untungnya mereka berhasil selamat. Kemudian atase militer Bolivia dan putra Duta Besar Vietnam juga sempat diculik.
Tindak penculikan di Venezuela seringkali menguntungkan para pelakunya karena pemerintah tidak melakukan pengusutan hukum secara menyeluruh. Kasus penculikan biasanya dianggap selesai setelah pihak keluarga atau kerabat membayar uang tebusan kepada para pelaku.
(ita/nrl)











































