Korban tewas termasuk 23 anggota pasukan keamanan yang setia pada Presiden Suriah Bashar al-Assad dan 8 pejuang pemberontak sementara sisanya warga sipil. Demikian menurut data yang disampaikan kelompok HAM Suriah, Syrian Observatory for Human Rights seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (10/4/2012).
Sedikitnya 35 warga sipil Suriah, termasuk wanita dan anak-anak, tewas dalam serangan artileri yang menargetkan Desa Latamna, Provinsi Hama. Di antara para korban tewas itu, 15 orang di antaranya berusia di bawah 18 tahun dan 8 di antaranya wanita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya hampir 180 orang, sebagian besar warga sipil, juga tewas dalam kekerasan yang terjadi akhir pekan lalu.
Suriah telah mengalami pergolakan sejak pertengahan Maret 2011 lalu. Menurut PBB, ribuan orang telah tewas selama konflik tersebut. Pemerintah negara-negara Barat dan kelompok oposisi Suriah menuding pasukan pemerintah telah menewaskan para demonstran.
Namun rezim Suriah menyalahkan kelompok-kelompok teroris bersenjata atas pergolakan tersebut. Rezim Suriah bahkan bersikeras bahwa konflik tersebut didalangi dari luar negeri.
(ita/nrl)











































