Direktur Pengelola North Drilling Company, Hedayatollah Khademi menuturkan, Iran akan menjadi negara pertama di kawasan Timur Tengah yang akan mengaktifkan robot eksplorasi minyak di bawah laut dengan kedalaman 800 meter. Menurut Khademi, robot akan menyusuri wilayah dasar Laut Kaspia yang menjadi wilayah pengeboran Sardar-e Jangal.
Tugas utama robot ini adalah membuka dan menutup katup yang mengontrol aliran minyak di bawah laut. Selain itu, robot ini juga bisa memindahkan peralatan di kedalaman 800-1.000 meter di bawah permukaan laut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dijelaskan Khademi, robot ini juga mungkin akan melanjutkan misi pengeboran di wilayah Sardar-e Jangal. Sebab, eksplorasi awal di wilayah ini baru berhasil mengebor hingga kedalaman 2.563 meter dan menabrak reservoir gas yang ada di dasar laut Kaspia.
Otoritas Iran menyatakan, misi eksplorasi minyak dengan robot ini menjadikan Iran sebagai anggota OPEC pertama dan negara Asia ketiga, setelah China dan India, yang menerapkan teknologi pengeboran bawah laut.
Pejabat dari Perusahaan Minyak Nasional Iran (NIOC) menyatakan, wilayah pengeboran minyak Sardar-e Jangal murni terletak di dasar perairan Iran di Laut Kaspia dan tidak terbagi dengan negara tetangga lainnya. Menurut hasil studi, wilayah tersebut mengandung sumber daya minyak mentah yang sangat besar, selain memiliki kandungan gas alam dan kondensat.
(nvc/ita)











































