Menteri Luar Negeri (Menlu) Jerman Guido Westerwelle menekankan, Iran berhak mengembangkan program energi nuklirnya sebagai anggota Badan Tenaga Atom Internasional atau International Atomic Energy Agency (IAEA) dan sebagai negara yang ikut menandatangani Traktat Nuklir Nonproliferasi (NPT).
Menurut surat kabar Jerman, Bild am Sonntag seperti dilansir media Iran, IRNA dan Press TV, Senin (9/4/2012), Westerwelle menekankan soal "hak Iran untuk memiliki energi nuklir untuk kepentingan sipil".
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah AS, Israel dan sejumlah sekutu mereka telah berulang kali menuding Iran diam-diam mencoba mengembangkan senjata atom lewat program nuklirnya. Washington dan Tel Aviv bahkan telah mengancam Iran dengan opsi serangan militer atas fasilitas-fasilitas nuklir Iran.
Pemerintah Iran berulang kali membantah tudingan tersebut. Ditegaskan bahwa sebagai negara anggota IAEA dan yang ikut menandatangani NPT, Iran berhak mengembangkan dan memiliki teknonologi nuklir untuk tujuan damai, yakni sebagai pembangkit energi.
(ita/nrl)











































