Aktivis Perempuan di Malawi Dilantik Menjadi Presiden

Aktivis Perempuan di Malawi Dilantik Menjadi Presiden

Andri Haryanto - detikNews
Minggu, 08 Apr 2012 03:40 WIB
Lilongwe - Joyce Banda, seorang aktivis perempuan yang dikenal dengan aksi-aksinya dalam mendukung hak-hak kaum perempuan dilantik sebagai Presiden di Malawi menggantikan Presiden Bingu wa Mutharika yang meninggal dunia akibat serangan jantung.

Dikutip dari Reuters, dilantiknya Banda menjadi presiden merupakan kali pertama negara di Afrika Selatan dipimpin oleh perempuan. Pengangkatan Banda merupakan amanat konstitusi negara tersebut.

Banda yang merupakan putri dari seorang polisi ini, telah memenangkan pengakuan dunia internasional dalam memperjuangkan pendidikan anak perempuan yang kurang mampu. Sebelum dilantik Banda sempat mendampingi Mutharika sebagai Wakil Presiden Malawi.

Pengambilan sumpah sendiri dilakukan Sabtu (7/4/2012) di Chinese-Built National Assembly yang terletak di Ibu Kota Negara Malawi, Lilongwe. Dalam pelantikan tersebut bendera setengah tiang dikibarkan sebagai bentuk bela sungkawa dan penghormatan kepada Mutharika.

"Saya ingin kita semua bergerak ke depan dengan harapan dan semangat persatuan," tegas perempuan Banda yang lahir 12 April 1950, di Ibu Kota kolonial Malawi, Zomba.

Banda tetap menjadi panutan bagi banyak perempuan di Malawi dalam masyarakat yang didominasi laki-laki. Banda adalah pemimpin kedua perempuan Afrika zaman modern, setelah Presiden Liberia Ellen Johnson Sirleaf.

Keluarganya termasuk yang paling berpengaruh di Malawi. Dia menikah dengan pensiunan kepala keadilan Richard Banda. Adiknya Anjimile Oponyo dipekerjakan oleh Madonna dalam menjalankan sekolah untuk anak perempuan.

(ahy/gah)


Berita Terkait