Sang calon perwira yang berusia 23 tahun ini berasal dari Akademi Militer Kerajaan di Duntroon, Canberra. Komandan akademi tersebut, Brigadir David Luhrs menegaskan, dirinya tidak akan mentolerir tindakan seperti ini jika memang terbukti benar adanya.
"Tanpa membuat penilaian apapun terhadap kasus ini, saya menegaskan bahwa perilaku yang dituduhkan dalam kasus ini benar-benar menjijikkan, terutama bagi saya pribadi," ujar Brigadir David Luhrs seperti dilansir oleh AFP, Sabtu (7/4/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasus ini merupakan skandal terbaru yang menimpa Angkatan Bersenjata Australia. Beberapa tahun terakhir, mereka diwarnai oleh tudingan perilaku kasar dan skandal seks yang menyeret jajarannya.
Yang paling heboh adalah skandal seks yang melibatkan seorang calon perwira wanita yang terlibat hubungan intim dengan calon perwira pria yang merupakan rekan sekelasnya. Parahnya, sang calon perwira mengungkapkan hal ini ke media setelah mengetahui bahwa hubungan intim keduanya disiarkan secara live melalui Skype, agar rekan-rekan sang calon perwira pria bisa menyaksikan.
(nvc/gah)











































