Penembakan fatal itu terjadi di Kota Mende, Prancis selatan pada Rabu, 4 April waktu setempat. Menurut penuntut umum Samuel Finielz seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (5/4/2012), penembakan tersebut tampaknya merupakan kecelakaan alias tidak disengaja. Namun uji balistik dan autopsi masih harus dilakukan untuk memastikan hal itu.
Menurut Finielz, dari hal uji balistik serta pemeriksaan lainnya akan mengungkap apakah benar peluru telah memantul dari tembok sebelum mengenai korban. Jadi bukan mengenai langsung ke tubuh korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Finielz, kedua remaja itu kerap bermain bersama-sama korban. Keduanya juga "hancur" atas insiden penembakan tersebut.
Dalam kejadian itu, korban terkena tembakan peluru pistol berkaliber 0,22 di bagian dada. Kepolisian telah menutup daerah sekitar kejadian dan autopsi akan dilakukan hari Kamis waktu setempat ini.
(ita/nrl)











































