Data resmi yang dirilis 1 April menunjukkan bahwa harga gas alam telah meningkat sekitar 18 persen dan tarif listrik naik 8 persen.
Tunc juga mendesak pemerintah Turki untuk memberikan detail transparan kepada publik dan menjelaskan mengapa pemerintah memutuskan untuk mengurangi impor minyak Iran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya pada 30 Maret lalu, Menteri Energi dan Sumber Daya Alam Turki Taner Yildiz mengatakan pada pers bahwa pemerintah berniat membeli satu juta ton minyak mentah dari Libya melalui Turkish Petroleum Refineries Corporation (Tupras) untuk menggantikan pengurangan minyak Iran.
"Kami yakin keputusan kami adalah tepat untuk normalisasi hubungan dengan Libya dan meningkatkan volume perdagangan kedua negara," tegas Yildiz.
Sebelumnya, Dubes AS untuk Turki, Francis Riccardione telah menyampaikan, pemerintahan Barack Obama berharap Turki akan mengurangi impor minyaknya dari Iran.
(ita/nrl)











































