Tarif Listrik Naik, Pemerintah Turki Dituntut Oposisi

Tarif Listrik Naik, Pemerintah Turki Dituntut Oposisi

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 05 Apr 2012 13:55 WIB
Tarif Listrik Naik, Pemerintah Turki Dituntut Oposisi
Ankara, - Partai oposisi Turki menuntut pemerintah Turki atas kenaikan tarif listrik dan harga gas alam di negeri itu. Tuntutan tersebut diajukan Uzeyir Tunc, sekjen partai Great Union Party ke Dewan Negara, yang merupakan pengadilan administratif tertinggi di Turki.

Data resmi yang dirilis 1 April menunjukkan bahwa harga gas alam telah meningkat sekitar 18 persen dan tarif listrik naik 8 persen.

Tunc juga mendesak pemerintah Turki untuk memberikan detail transparan kepada publik dan menjelaskan mengapa pemerintah memutuskan untuk mengurangi impor minyak Iran.

"Dubes AS (untuk Turki) seperti yang kita tahu, telah membuat pengumuman dan menanyakan mengapa Turki tidak menerapkan sanksi ini (larangan impor minyak Iran) dan, hanya sehari kemudian, Turki melaksanakan sanksi itu, dan di hari yang sama kenaikan harga-harga diterapkan di negara Turki ini," cetus Tunc seperti dilansir Press TV, Kamis (5/4/2012).

Sebelumnya pada 30 Maret lalu, Menteri Energi dan Sumber Daya Alam Turki Taner Yildiz mengatakan pada pers bahwa pemerintah berniat membeli satu juta ton minyak mentah dari Libya melalui Turkish Petroleum Refineries Corporation (Tupras) untuk menggantikan pengurangan minyak Iran.

"Kami yakin keputusan kami adalah tepat untuk normalisasi hubungan dengan Libya dan meningkatkan volume perdagangan kedua negara," tegas Yildiz.

Sebelumnya, Dubes AS untuk Turki, Francis Riccardione telah menyampaikan, pemerintahan Barack Obama berharap Turki akan mengurangi impor minyaknya dari Iran.

(ita/nrl)


Berita Terkait