Najib telah menyampaikan hal tersebut kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) lewat Wapres Boediono yang mewakili SBY dalam KTT ASEAN di Phnom Penh, Vietnam.
"Saya telah meminta Presiden Susilo untuk menemukan solusi cepat atas masalah pembantu," kata Najib seperti dilansir harian Malaysia, The Star, Kamis (5/4/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Najib mengatakan, dirinya juga akan membahas dengan PM Kamboja Hun Sen mengenai kemungkinan menggunakan kembali para PRT dari negara itu setelah Kamboja menerapkan moratorium pengiriman PRT pada Oktober 2011 lalu. Moratorium tersebut dilakukan pemerintah Kamboja setelah munculnya kasus-kasus penganiayaan PRT di negeri jiran itu.
(ita/nrl)











































