Khadafi Dituding Perkosa Banyak Wanita Semasa Berkuasa di Libya

Khadafi Dituding Perkosa Banyak Wanita Semasa Berkuasa di Libya

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 04 Apr 2012 10:51 WIB
Khadafi Dituding Perkosa Banyak Wanita Semasa Berkuasa di Libya
Tripoli, - Pemberitaan mengenai mendiang pemimpin Libya, Muammar Khadafi tiada habisnya. Kini muncul laporan yang cukup kontroversial mengenai Khadafi. Dia disebut-sebut telah memperkosa banyak wanita selama dirinya berkuasa! Beberapa pengawal wanita Khadafi juga disebut-sebut menjadi korban nafsu seks diktator itu.

Adalah sebuah televisi Jerman, RTL yang mengulas perilaku mendiang Khadafi semasa hidup dalam sebuah program khusus yang dinilai kontroversial. Dalam program tersebut juga terdapat sejumlah wawancara dengan lingkaran dalam orang-orang dekat Khadafi guna menguatkan informasi soal perilaku Khadafi.

"Ada banyak wanita di Libya yang terpesona dengan sosok Khadafi dan ingin menemuinya. Dan ketika mereka berhasil menemui Khadafi, dia justru memperkosa mereka," tutur reporter RTL, Antonia Rados, dalam tayangan program tersebut, seperti dilansir oleh Daily Mail, Rabu (4/4/2012).

Bahkan lanjut Antonia, beberapa pengawal wanita Khadafi yang mempertaruhkan nyawa untuk melindungi pemimpin Libya ini, justru ikut menjadi korban. Seorang psikolog terkemuka di Libya, Dr Seham Sergewa mengungkapkan, dirinya mengetahui bahwa sedikitnya ada 5 pengawal wanita asal Amazon yang diperkosa oleh Khadafi.

Di masa kepemimpinan Khadafi, pemerkosaan juga dijadikan sarana untuk menekan populasi. Caranya yakni dengan menyediakan kondom bagi para prajurit dan milisi yang setia dengan Khadafi.

Pada Juni 2011 lalu, jaksa penuntut pada Mahkamah Pidana Internasional (ICC), Luis Moreno-Ocampo, menyebutkan adanya bukti kuat bahwa Khadafi memerintahkan pasukannya untuk memperkosa para wanita yang terang-terangan menentang rezimnya.

Menurut ulasan RTL, terdapat laporan yang menyebutkan bahwa banyak wanita yang menjadi korban pelecehan seksual oleh Khadafi saat melakukan serangkaian rapat dengannya. Bahkan Khadafi dilaporkan sering meminta 'hadiah' berupa wanita muda, dari rekan bisnisnya atau dari pihak-pihak yang bermasalah dengannya.

Dalam laporan RTL tersebut, si reporter Antonia mengklaim dirinya telah bertemu dengan banyak wanita yang menjadi korban Khadafi. Namun sayangnya, mereka enggan berbicara karena telah bersumpah seumur hidup untuk tidak mengungkapkan perbuatan Khadafi kepada orang lain.

Hanya keluarga dan kerabat mereka yang memberi pengakuan. "Tidak ada seorang pun dari wanita ini yang saat itu berani mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi pada mereka. Mereka pasti akan dibunuh," tutur seorang wanita pengajar Quran yang dekat dengan korban.

Khadafi tewas pada usia 69 tahun dalam serangan pasukan pemberontak yang dibantu tentara NATO di Libya pada 20 Oktober 2011 lalu. Khadafi tewas ditembak ketika ditemukan oleh pemberontak.

(nvc/ita)


Berita Terkait