Memalukan! Dua pembantu rumah tangga (PRT) asal Indonesia membawa kabur barang-barang berharga milik majikan mereka di Malaysia. Tidak tanggung-tanggung, barang curian kedua TKI tersebut ditaksir bernilai 500 ribu ringgit atau sekitar Rp 1,5 miliar!
Kedua wanita Indonesia itu beraksi ketika majikan mereka sedang melakukan perjalanan bisnis pada akhir pekan lalu. Mereka mengosongkan kotak-kotak perhiasan majikan mereka yang berisi sejumlah jam tangan mewah, beberapa cincin dan anting berlian. Kedua TKW itu juga membawa kabur pakaian majikan dan sejumlah uang tunai.
Kejadian ini sama sekali tidak disangka-sangka oleh sang majikan, Datin Ira Ghani, seorang pengusaha.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Ira, kedua TKW itu telah bekerja di rumahnya setahun lebih.
Dikatakan Ira, dirinya menerima pesan dari putranya pada Minggu, 1 April lalu yang memberitahu bahwa kedua PRT itu tak ada di rumah. Anak laki-laki berumur 13 tahun itu juga mengatakan bahwa iPad dan iPhone miliknya dan adiknya hilang.
Ketika Ira dan suaminya kembali ke rumah mereka di Gombak pada Senin, 2 April, keduanya kaget mendapati barang-barang berharga mereka telah hilang meski pintu kamar dan laci-laci lemari tetap dalam kondisi terkunci.
"Pintu kamar saya serta laci-laci tempat saya menyimpan perhiasan saya masih terkunci. Mereka pasti telah menemukan kunci-kunci cadangan yang disimpan suami saya di rumah," kata Ira.
Suami Ira, Datuk Dr Ibrahim Ahmad langsung membuat laporan ke kantor polisi Gombak hari itu juga. Dia juga telah menghubungi Departemen Imigrasi untuk membatalkan izin kerja kedua TKI itu.
Ibrahim mengatakan, ini pelajaran mahal bagi mereka karena kurang berhati-hati atas harta benda mereka. "Para majikan tak bisa mempercayai pembantu mereka sepenuhnya," tegas Ibrahim.
Tidak disebutkan identitas kedua TKI tersebut. Aparat kepolisian Malaysia kini tengah memburu keduanya.
(ita/nrl)











































