Para guru di sekolah tersebut berusaha sekuat tenaga untuk menyelamatkan Chantelle Firth (6) yang tersedak. Chantelle kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat, tapi sayang dokter tidak berhasil menyelamatkan nyawa gadis kecil ini.
Polisi setempat masih menyelidiki tragedi yang terjadi di SD Pentland, Billingham, Teesside, Inggris, pada Kamis (29/3) lalu ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Puluhan karangan bunga diletakkan di depan gerbang sekolah. Ucapan bela ungkawa bahkan disampaikan melalui jejaring sosial. "Bangun tidur berharap ini semua hanya mimpi buruk, tapi ternyata bukan. Sangat menyayangimu. RIP angel," demikian salah satu ucapan duka dari teman sekolah Chantelle dalam Facebook.
Sementara itu, seperti dilaporkan oleh Daily Mail, hasil otopsi terhadap jasad Chantelle menunjukkan bahwa gadis kecil ini tewas karena tersedak sepotong makanan. Kendati demikian, polisi masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mencari tahu bagaimana insiden mengenaskan ini terjadi.
Belum bisa dipastikan apakah Chantelle makan siang dengan bekal sendiri atau dari makanan yang disediakan di kantin sekolah.
Selama ini, Chantelle diketahui tinggal bersama neneknya, Denise Firth (47), yang juga wali hukumnya yang sah, di Billingham.
Kedua orang tua kandung Chantele, Christopher Firth (27) dan Karen McCue (27), dinyatakan memiliki masalah perilaku dan tidak diperkenankan merawat putrinya sendiri. Keduanya tinggal di Bradford, West Yorkshire, terpisah dari Chantelle dan neneknya.
(nvc/nrl)











































