Seorang remaja asal Inggris, Daniel Bartlam (15), membunuh ibu kandungnya, Jacqueline Bartlam (47), karena terinspirasi adegan pembunuhan di sebuah opera sabun yang ditontonnya. Atas pembunuhan tersebut, Daniel dihukum 16 tahun penjara.
Peristiwa sadis tersebut terjadi bertepatan dengan perayaan paskah 24 April 2011 tahun lalu. Daniel divonis 16 tahun penjara oleh majelis hakim pengadilan Nottingham Crown Senin (2/4) kemarin. Hakim persidangan yang mengadili Daniel menyebut peristiwa tersebut sebagai pembunuhan yang mengerikan dan tak masuk akal.
"Ini adalah hal yang benar-benar mengerikan," kata Hakim yang mengadili Daniel, Justice Flaux, seperti dilansir oleh Dailymail, Senin (2/4/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk menutupi perbuatannya, Daniel mengarang cerita bahwa ibunya dibunuh oleh pencuri yang masuk ke dalam rumah. Namun upayanya sia-sia, polisi menemukan bukti yang mengarah kepada dirinya.
Dalam pengadilan terungkap fakta bahwa petugas yang menggeledah kamar anak itu menemukan gambar dan tulisan tentang kekerasan. Selain itu ditemukan palu dan wadah cairan pembersih.
Petugas kepolisian juga menemukan video yang berisi adegan kekerasan di komputer milik Daniel. Dalam video tersebut, terdapat adegan karakter John Stape membunuh seorang wanita dengan palu.
Atas pembunuhan tersebut Daniel divonis 16 tahun penjara. "Tingkat kekerasan, tingkat perencanaan dan tingkat kebohongannya tidak hanya mengejutkan, tapi juga mengerikan bahwa seorang anak laki-laki bisa melakukan hal ini," kata Hakim Flaux dalam pertimbangannya.
(/)










































