Pesawat Rusia Jatuh di Siberia, 29 Penumpang Tewas

Pesawat Rusia Jatuh di Siberia, 29 Penumpang Tewas

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 02 Apr 2012 12:46 WIB
Pesawat Rusia Jatuh di Siberia, 29 Penumpang Tewas
Moskow, - Sebuah pesawat berbaling-baling ganda tipe ATR-72 terjatuh di wilayah Siberia, Rusia, sesaat setelah lepas landas. Nahas, sedikitnya 29 penumpang dalam pesawat ini tewas. Sementara 14 penumpang lainnya mengalami luka-luka.

"Jasad 29 penumpang berhasil ditemukan. Sedangkan 14 penumpang lainnya mengalami luka-luka dan telah dievakuasi dari lokasi kecelakaan dengan helikopter," demikian pernyataan Kementerian Urusan Darurat Rusia, seperti dilansir oleh AFP, Senin (2/4/2012).

Insiden ini terjadi pada sekitar pukul 07.50 waktu setempat di Bandara Roschino, yang terletak di kota Tyuman, sebelah barat wilayah Siberia. Pesawat yang membawa 43 penumpang dan bertujuan ke kota Surgut ini berhasil lepas landas dengan mulus. Namun beberapa saat kemudian pesawat ini jatuh dan menghilang dari radar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pesawat yang dioperasikan oleh maskapai penerbangan Rusia, UTair, ini ditemukan terjatuh di wilayah sejauh 40 km dari bandara. Tim penyelamat menemukan pesawat dalam kondisi hancur. Bagian kabin terbakar dan puing-puing pesawat berserakan di sekitar lokasi kejadian.

Belum diketahui penyebab pasti jatuhnya pesawat ini. Otoritas setempat masih melakukan penyelidikan mendalam atas insiden ini.

Total 43 orang yang ada di dalam pesawat terdiri atas 39 penumpang dan 4 kru pesawat. Tim penyelamat berhasil menemukan 29 jasad dari dalam bangkai pesawat ini. Sedangkan 14 orang lainnya yang luka-luka telah dilarikan ke rumah sakit. Sebanyak 5 orang di antaranya dalam kondisi kritis.

Industri penerbangan Rusia memang mengalami masa suram dengan sering terjadinya kecelakaan pesawat yang disebabkan oleh kondisi pesawat yang tua dan tak laik terbang. Kebanyakan pesawat Rusia merupakan peninggalan era Soviet yang memiliki catatan keamanan buruk.

(nvc/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini