Konferensi ini diharapkan mampu memberi bekal yang cukup bagi Jong-Un yang kini menjadi pemimpin Korut menggantikan ayahnya, mendiang Kim Jong-Il. Pertemuan antar pengurus dan kader Partai Buruh Korea dari seluruh wilayah ini juga dimaksudkan sebagai konsolidasi menjelang perayaan 100 tahun kelahiran pendiri Korut, Kim Il-Sung pada 15 April mendatang.
"(Konferensi ini) Mencerminkan kebulatan tekad dan niat dari seluruh anggota partai, personel militer dan rakyat," demikian seperti disampaikan media nasional Korut, Korean Central News Agency (KCNA) dan dilansir oleh AFP, Senin (2/4/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut para pengamat, pertemuan Partai Buruh Korea ini dimaksudkan untuk menunjuk Kim Jong-Un secara resmi sebagai Sekretaris Jenderal Partai yang sebelumnya dipegang Kim Jong-Il. Sebelumnya Jong-Un baru dinyatakan sebagai pengganti Kim Jong-Il dan sebagai panglima tertinggi yang memimpin 1,2 juta personel militer.
Sebelumnya diberitakan bahwa pemerintah Korut bersikeras untuk meneruskan rencananya meluncurkan roket jarak jauh tersebut. Menurut Korut, roket tersebut akan membawa satelit luar angkasa untuk mengorbit.
Namun AS dan negara-negara tetangga Korut seperti Jepang, Korea Selatan (Korsel) telah mendesak Korut untuk membatalkan peluncuran roket tersebut. Negara-negara tersebut menganggap peluncuran roket tersebut sebagai dalih untuk uji coba teknologi rudal balistik yang dilarang sesuai resolusi Dewan Keamanan PBB.
(nvc/ita)










































