Rentetan ledakan bom tersebut mengguncang pusat kota Yala pada Sabtu siang waktu setempat. Masing-masing bom meledak hanya dengan selisih waktu beberapa menit saja.
"Tujuh orang dipastikan tewas, lebih dari 70 orang lainnya terluka dalam ledakan-ledakan bom Yala," kata juru bicara militer wilayah Thailand selatan, Kolonel Pramote Promin kepada kantor berita AFP, Sabtu (31/3/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Pramote, serangan bom lainnya juga terjadi di distrik Mae Lan, Provinsi Pattani. Namun belum diperoleh keterangan mengenai ada tidaknya korban.
Dalam kejadian ini, beberapa toko yang terletak di dekat lokasi ledakan terbakar. Selain itu banyak mobil dan motor yang rusak akibat ledakan kuat ini.
"Bom-bom meledak dengan selisih sekitar 10 menit," tutur seorang polisi di Yala. Dikatakannya, lebih dari 50 orang telah dilarikan ke rumah sakit.
Wilayah Thailand selatan telah dilanda aksi pemberontakan sejak tahun 2004 silam. Ribuan orang telah tewas selama konflik tersebut. Nyaris tiap hari terjadi serangan bom ataupun penembakan di wilayah yang berdekatan dengan perbatasan Malaysia tersebut. Masyarakat di wilayah tersebut telah sejak lama mengeluhkan diskriminasi otoritas Thailand terhadap warga muslim Melayu yang mendominasi wilayah tersebut.
(ita/ita)











































