"Terorisme nuklir terus menjadi ancaman paling menantang bagi keamanan internasional," demikian pernyataan bersama yang dikeluarkan di akhir KTT keamanan nuklir di Seoul, Korea Selatan (Korsel).
KTT yang berlangsung dua hari itu dihadiri oleh para pemimpin dunia ataupun pejabat-pejabat tinggi dari 53 negara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu poin utama dalam statemen bersama tersebut adalah penekanan soal perlunya mengamankan cadangan HEU yang digunakan untuk membuat senjata nuklir namun juga dipakai di reaktor-reaktor pembangkit energi nuklir dan peralatan medis.
Dalam KTT tersebut, para pemimpin dunia termasuk Presiden AS Barack Obama dan Presiden China Hu Jintao menekankan "tanggung jawab mendasar" bagi semua bangsa untuk menjaga material nuklir dan menjauhkannya dari jangkauan teroris.
(ita/nrl)











































