Peristiwa ini menimpa Tammy Driver (21) dan Nicky Pearce (29) yang tinggal di Aberdare, South Wales, Inggris seperti diberitakan Daily Mail, Selasa (27/3/2012).
Nicky menuding istrinya main mata dengan sahabatnya yang menjadi pendamping mempelai pria saat pernikahan mereka. Nicky pun memukuli Tammy dan memecahkan barang-barang yang merupakan hadiah perkawinan mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengamuk menyerang istri yang baru dinikahinya itu. Pria itu bahkan sempat menarik leher istrinya dan menggigit wajahnya. Dia juga memukuli wajah istrinya hingga babak-belur. Tammy pun kabur dari rumah tersebut dan pergi ke rumah sakit seorang diri. Setelah itu dia melaporkan suaminya ke polisi.
Nicky kini telah dijatuhi vonis penjara satu tahun atas penyerangan itu. Di persidangan, Tammy mengungkapkan kepedihan hatinya. "Janji suci yang diucapkan Nicky dan saya empat hari sebelumnya tak berarti sama sekali bagi dia," cetus Tammy.
Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Merthyr Tydfil terungkap bahwa Tammy mengalami luka di wajah akibat gigitan dan patah tulang pipi. "Keadaan berubah buruk ketika dia menuduh istrinya naksir sahabatnya. Pearce yang habis minum-minum kemudian menerjang istrinya," kata jaksa penuntut umum Karl Williams dalam persidangan.
Menurut Jeremy Jenkins, pengacara Nicky, kliennya malu akan kejadian itu. "Dia malu karena perbuatannya telah kelewatan. Dia juga menyesalkan cedera yang ditimbulkannya," tandas Jenkins.
Kini Tammy tengah menjalin hubungan dengan pria lain. Dia ingin mengubur dalam-dalam kegagalan pernikahan pertamanya itu.
(ita/nrl)










































