"Kami sedang menyelidiki 22 polisi yang telah ditahan guna mengetahui tentang pelarian para teroris," kata Kepala polisi Provinsi Kirkuk, Jamal Taher, seperti dikutip detikcom dari AFP, Minggu (25/3/2012).
Deputi Menteri Dalam Negeri Irak, Adnan al-Assadi mengatakan, pihaknya telah membuka penyelidikan atas kaburnya 19 tahanan tersebut. Bahkan, dikabarkan 1 tahanan berhasil dibekuk di ibu kota wilayah Kurdi Arbil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diduga modus yang dilakukan para tahanan adalah dengan cara membius para penjaga dan sesama narapidana dengan menggunakan narkotika. Akibatnya, para petugs penjara tertidur dan tahanan kabur dengan leluasa.
Para tahanan tersebut diduga gerilyawan Al Qaeda dan pejuang milik Ansar al-Sunna, kelompok Salafi yang telah mengklaim beberapa serangan terhadap AS dan pasukan keamanan Irak.
(ahy/ans)











































