Penerbangan San Fransisco-Shanghai yang mereka tempuh seharusnya hanya memakan waktu 13 jam. Namun akibat berbagai masalah yang menimpa pesawat, mereka pun terlantar selama 2 hari lebih.
Pesawat dengan nomor penerbangan 857 ini berangkat dari San Fransico pada Minggu (18/3) sekitar pukul 14.00 waktu setempat. Namun baru 3 jam pesawat mengudara, ditemukan sejumlah kerusakan pada toilet pesawat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penumpang semakin kecewa ketika mereka telat mendapatkan jatah voucher makan malam. Sebabnya, hanya seorang pelayan saja yang melayani total 200 lebih penumpang. Bahkan, beberapa penumpang terpaksa tidak makan malam karena sejumlah toko di sana sudah tutup.
Pesawat pengganti akhirnya tiba pada Senin (19/3) waktu setempat. Seluruh penumpang bersiap di dalam pesawat yang akan lepas landas pada pukul 15.00 waktu setempat. Namun sayangnya, pesawat batal lepas landas karena ada masalah mesin.
Mesin pesawat pun dimatikan. Menurut salah seorang penumpang yang akrab dengan masalah permesinan, masalah ada pada sistem komputer yang terlalu panas, sehingga seluruh sistem harus dimatikan.
Lagi-lagi, penumpang dibiarkan terjebak di dalam pesawat tanpa listrik, tanpa lampu. Hingga pada sekitar pukul 20.30 waktu setempat, penumpang diminta turun dari pesawat. Mereka pun terpaksa kembali menginap semalam di kota Anchorage, Alaska.
Pada Selasa (20/3) siang waktu setempat, pesawat ketiga tiba. Penumpang pun akhirnya benar-benar diberangkatkan menuju Shanghai.
Atas insiden yang sangat mengecewakan ini, pihak United Airlines menyatakan akan mengembalikan seluruh uang tiket penumpang yang sudah dibayarkan plus uang kompensasi. "Kami akan mengembalikan utuh uang setiap penumpang," tutur juru bicara United Airline, Charles Hobart, seperti dilansir oleh Daily Mail, Kamis (22/3/2012).
(nvc/ita)










































