Saat kejadian, kapal ini tengah berlayar dari kota pelabuhan Pathein, sekitar 130 km sebelah barat Yangon, menuju ke wilayah desa-desa yang ada di sepanjang sungai Irrawady.
Kapal feri ini tenggelam ketika hendak berlabuh di dermaga sebuah desa pada Selasa (20/3) siang waktu setempat. Belum diketahui penyebab tenggelamnya kapal.
Sebanyak 72 penumpang dan 3 awak yang ada di atas kapal berhasil selamat. Namun sayangnya, 10 penumpang lainnya tewas. Selain itu, sebanyak 6 penumpang yang mengalami luka-luka telah dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan. Demikian seperti dilansir oleh Asia News Channel, Kamis (22/3/2012).
Sungai Irrawaddy dikenal sebagai sungai yang rawan banjir. Pada Mei 2008 lalu, wilayah delta sungai Irrawaddy terkena dampak paling parah ketika Topan Nargis menerjang wilayah selatan Myanmar. Saat itu, sebanyak 138 ribu orang tewas dan ribuan orang kehilangan rumah.
Sebagian besar warga Myanmar yang mayoritas miskin, memilih tinggal di wilayah tepian sungai. Dalam kehidupan sehari-hari, mereka menjadi sangat bergantung pada kapal feri sebagai transportasi ke wilayah lain. Namun sayangnya, operasional kapal-kapal feri tersebut tidak terjaga baik.
(nvc/ita)











































