Organisasi militan Irak yang menyebut dirinya Islamic State of Iraq (ISI) menyampaikan hal tersebut dalam pernyataannya yang diposting ke forum jihad Honein. Pernyataan tersebut diposting pada tanggal 20 Maret waktu setempat.
"Singa-singa (para pelaku jihad) Al-Sunna... dari Islamic State of Iraq secara serentak menyerang pengamanan otoritas setempat... untuk pelaksanaan pertemuan tiran Arab di Baghdad," demikian bunyi pernyataan ISI seperti dilansir oleh AFP, Rabu (21/3/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"(Serangan ini) Mengacaukan rencana pengamanan yang disusun oleh Kepala Keamanan Irak selama beberapa jam," imbuh mereka.
Serangkaian serangan bom maupun penembakan di Irak pada Selasa (20/3) kemarin, menewaskan sedikitnya 50 orang tewas dan melukai 255 orang lainnya. Rentetan serangan yang nyaris bersamaan tersebut mengguncang 20 kota di Irak. Serangan paling parah terjadi di Kota Kirkuk dan Karbala di mana total 26 orang tewas.
(nvc/ita)











































