Prosesi pemakaman dimulai sekitar pukul 09.15 waktu setempat dan dilanjutkan dengan seremoni resmi yang dimulai pukul 10.00 di pemakaman Givat Shaul, pinggiran Yerusalem. Demikian seperti diberitakan media Israel, The Jerusalem Post, Rabu (21/3/2012).
Dalam pemakaman tersebut, ketua parlemen Israel Reuven Rivlin mengatakan, pemerintah Israel bertugas menjamin bahwa warga Yahudi bisa hidup di mana saja di dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tiga anak-anak dan seorang guru berumur 30 tahun tewas dalam aksi penembakan brutal di sekolah Ozar Hatorah di Kota Toulouse pada Senin, 19 Maret lalu. Ketiga anak-anak tersebut adalah: Arieh (5), Gabriel (4) dan Miriam Monsonego (7). Arieh dan Gabriel merupakan dua putra Jonathan Sandler, seorang guru yang juga tewas dalam kejadian itu.
Tersangka pelaku penembakan brutal itu adalah seorang warga Prancis keturunan Aljazair. Pria yang diidentifikasi sebagai Mohammed Merah tersebut saat ini tengah dalam pengepungan polisi di Kota Toulouse.
Pria itu juga diduga sebagai pelaku dua aksi penembakan sebelumnya yang menewaskan tiga tentara Prancis di wilayah yang sama. Dalam aksi-aksinya itu, pelaku berhasil kabur dengan mengendarai sepeda motor.
(ita/nrl)











































