Gempa tersebut melanda wilayah resort Acapulco, yang berada di antara negara bagian Guerrero dan Oaxaca. Gempa diikuti sejumlah gempa susulan yang membuat warga panik dan berhamburan ke jalanan.
Menteri Dalam Negeri Meksiko Alejandro Poire menuturkan, 11 orang mengalami luka-luka. Dua orang di antaranya mengalami luka serius. Namun sayangnya, Poire tidak memberi penjelasan lebih lanjut soal korban luka tersebut.
Demikian seperti dilansir oleh AFP, Rabu (21/3/2012).
Sementara itu, Gubernur Guerrero Angel Aguirre menyebutkan, gempa ini merusak sekitar 1.600 rumah di empat kota yang ada di wilayahnya.
Dampak gempa juga terasa hingga ke wilayah ibukota, Mexico City, di mana sambungan telepon dan listrik sempat terputus. Juga banyak lampu lalu lintas di jalan-jalan mati. Kaca-kaca gedung di bandara internasional Meksiko pun pecah. Sementara dua stasiun monorail berhenti beroperasi.
Di wilayah ini, media setempat melaporkan ada satu korban luka. Korban luka ini terkena reruntuhan jembatan penyeberangan yang roboh dan menimpa sebuah bus kosong di bagian utara kota.
Gempa ini dianggap sebagai yang terkuat pasca gempa hebat pada tahun 1985 silam. Saat itu, gempa berkekuatan 8,1 SR menewaskan 6 ribu hingga 30 ribu orang di Meksiko.
(nvc/ita)











































