Jet F-16 tersebut tengah dalam misi latihan di wilayah selatan Korsel, sebelum akhirnya terjatuh di dekat markas militer AS di kota pelabuhan Gunsan. Jet tersebut terjatuh di hamparan sawah pada Rabu siang waktu setempat.
"Sang pilot berhasil menyelamatkan diri sebelum pesawat jatuh. Tim darurat telah berada di lokasi kejadian saat ini," demikian pernyataan militer AS seperti dilansir oleh AFP, Rabu (21/3/2012).
Menurut seorang juru bicara Angkatan Udara AS, tidak ada korban jiwa maupun kerusakan serius di darat akibat insiden ini. Tidak disebutkan bagaimana kondisi jet tempur akibat kecelakaan ini.
Sedangkan salah seorang petugas pemadam kota Seocheon yang ada di lokasi menuturkan, sang pilot mengalami luka-luka dan telah dibawa ke rumah sakit dengan ambulans. Namun tidak dijelaskan lebih lanjut soal identitas pilot tersebut.
Hanya disebutkan bahwa jet tempur tersebut membawa sebuah senjata penghancur jenis A-10.
Insiden ini terjadi di saat militer Korsel dan AS tengah menggelar latihan militer gabungan yang disebut Foal Eagle. Latihan tersebut berlangsung mulai 1 Maret hingga 30 April.
(nvc/ita)











































