Seorang nenek di Amerika Serikat (AS) melakukan aksi yang cukup bernyali untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-101. Nenek ini melakukan terbang paralayang di usianya yang menginjak satu abad lebih ini. Atas aksinya, dia pun berhasil memecahkan rekor dunia.
Mary Allen Hardison asal Utah tercatat sebagai penerbang paralayang tertua di dunia oleh Guiness Book of Records, pada Selasa (20/3) waktu setempat. Rekor dunia sebelumnya dipegang oleh seorang nenek berusia 100 tahun dari Siprus, Peggy McAlpine.
Niat untuk berparalayang di usianya yang menginjak seabad lebih tercetus karena salah satu putranya yang berusia 75 tahun, Allen, gemar paralayang. Mary pun tak mau kalah dan dia memutuskan untuk berparalayang tepat di hari ulang tahunnya ke-101.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya merasa sangat tersanjung bisa memecahkan rekor dunia yang baru. Keinginan saya yakni agar setiap orang lanjut usia tetap bersemangat, melakukan segala macam hal selama fisik Anda mampu. Tetap positif," tutur Mary seperti dikutip dari situs Guiness Book of Records dan dilansir oleh AFP, Rabu (21/3/2012).
Instruktur Mary, Kevin Hintze yang bertandem dengan nenek ini, mengaku kagum dengan semangat yang dimiliki Mary. Terlebih ketika Mary membujuk Hintze untuk terbang berputar ketika melintasi rumahnya di Ogden, Utah.
Mary yang mengaku memiliki banyak kegemaran normal, seperti merajut ini, mendorong orang-orang lanjut usia untuk tetap bergembira di usia senja. "Jika Anda masih mampu dan lebih tua dariku, saya akan senang hati jika ada yang berhasil memecahkan rekorku. Saya jamin pengalamannya benar-benar berharga dan layak dilakukan," tuturnya.
(nvc/ita)










































