"Menanggapi gempa bumi yang terjadi hari ini, kami memastikan bahwa Malia Obama dalam kondisi selamat dan tidak dalam suatu bahaya apapun," ujar juru bicara Ibu Negara AS Michelle Obama, Kristina Schake kepada wartawan di Gedung Putih dan dilansir oleh AFP, Rabu (21/3/2012).
Tidak biasanya pihak Gedung Putih memberikan pernyataan ataupun komentar menyangkut kedua putri Obama. Namun kali ini terjadi pengecualian menyusul gempa yang cukup menyita perhatian dunia. Dilaporkan, guncangan gempa terasa cukup kuat di Oaxaca, di mana Malia dan teman-temannya sedang berlibur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami akan berulang kali menegaskan permintaan kami agar media bisa menghormati privasi dan keamanan putri-putri Obama dan tidak melaporkan ataupun mengambil foto kedua anak tersebut ketika mereka tidak sedang bersama orangtuanya," tegas Schake.
Diketahui bahwa Malia Obama beserta 12 teman-temannya pergi berlibur ke Kota Oaxaca, Meksiko. Rombongan Malia tiba di Oaxaca pada Sabtu, 17 Maret waktu setempat. Malia Obama dan teman-temannya dikawal oleh 25 agen Dinas Rahasia AS serta aparat kepolisian Meksiko. Mereka menginap di sebuah hotel di pusat kota bersejarah tersebut.
Putri sulung Obama itu berkunjung ke lokasi arsitektur Mitla dan melihat pohon El Tule yang diyakini berumur seribu tahun. Malia dan rombongan rencananya juga akan berkunjung ke Monte Alban yang dikenal akan tempat-tempat riset arkeologinya. Kedatangan Malia ke Oaxaca dalam rangka liburan singkat musim semi.
Sebelumnya diberitakan, gempa bumi berkekuatan 7,4 SR terjadi di kawasan Meksiko. Sempat muncul peringatan tsunami lokal. US Geological Survey (USGS) mencatat, gempa terjadi sekitar pukul 01.00 WIB dinihari, Rabu (21/3). Pusat gempa berada di 193 km timur kota Acapulco, pantai Pasifik Meksiko.
(nvc/ita)











































