Rentetan kekerasan tersebut merupakan serangan paling mematikan yang terjadi di Irak dalam sebulan ini. Serangan-serangan bom itu terjadi di kota-kota besar dan kecil mulai dari Kota Kirkuk di Irak utara hingga Kota Karbala di Irak selatan. Serangan pertama terjadi mulai pukul 7 pagi waktu setempat.
Serangan paling mematikan hari Selasa ini terjadi di Kirkuk dan Karbala, dengan jumlah total korban jiwa 26 orang.
Seorang pejabat kepolisian setempat, Mayor Salam Zangana mengatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (20/3/2012), sebuah bom mobil di Kirkuk menargetkan kantor polisi dan menewaskan 13 orang serta melukai 50 orang lainnya. Semua korban tewas adalah polisi. Begitu pula dengan sebagian besar korban yang terluka.
Ledakan yang diikuti kemudian oleh ledakan bom mobil lainnya yang lebih kecil, juga menyebabkan puluhan mobil polisi rusak parah.
"Kami juga menerima bagian-bagian tubuh, tapi kami tidak tahu tubuh siapa itu," kata Mohammed Abdullah, seorang dokter di rumah sakit Kirkuk.
Sementara di Karbala, dua ledakan bom di pinggir jalan menewaskan 13 orang dan melukai 48 orang lainnya.
Di Baghdad tengah, sebuah bom mobil meledak di area parkir di seberang Kementerian Luar Negeri Irak. Sebanyak 6 orang terluka dalam ledakan bom tersebut.
Rangkaian pengeboman yang terjadi hari ini merupakan yang paling mematikan di Irak sejak 23 Februari lalu. Saat itu, 42 orang tewas dalam serangkaian serangan bom yang diklaim oleh kelompok Al-Qaeda.
(ita/ita)











































