Assange yang berkebangsaan Australia, saat ini tengah menanti putusan pengadilan Inggris atas permohonan bandingnya terhadap ekstradisi ke Swedia atas dakwaan penyerangan seks. Assange berulang kali membantah tuduhan tersebut. Menurutnya, tuduhan tersebut bermotif politik dan terkait dengan aktivitas WikiLeaks yang telah membocorkan ribuan dokumen rahasia di Internet.
Menurut situs whistle-blower WikiLeaks, meski adanya kasus hukum yang dihadapi Assange, namun dia tetap bisa mencalonkan diri menjadi anggota Senat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Julian telah memutuskan untuk mencalonkan diri," demikian disampaikan WikiLeaks seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (17/3/2012).
Belum jelas negara bagian mana yang akan diwakili Julian dalam pemilihan Senat yang akan digelar pada tahun 2013 mendatang tersebut.
Pemerintah Australia sebelumnya telah mengecam WikiLeaks. Perdana Menteri Australia Julia Gillard bahkan menyebut perilisan kawat-kawat diplomatik rahasia Amerika Serikat yang dilakukan WikiLeaks sebagai hal "yang sangat tidak bertanggung jawab".
Assange saat ini berstatus tahanan rumah di Inggris dan masih terus menjalani proses persidangan. Pria berumur 40 tahun itu tengah berjuang melawan hukuman ekstradisi ke Swedia atas tuduhan penyerangan seks terhadap dua wanita Swedia pada Agustus 2011 lalu.
(ita/ita)











































