Arab Saudi & Belanda Kompak Tutup Kedutaannya di Suriah

Arab Saudi & Belanda Kompak Tutup Kedutaannya di Suriah

- detikNews
Kamis, 15 Mar 2012 09:16 WIB
Den Haag, - Arab Saudi dan Belanda kompak menutup kantor Kedutaan Besar-nya (Kedubes) di Suriah dan menarik seluruh diplomat dan stafnya. Hal ini dilakukan menyusul kondisi Suriah yang dinilai semakin mengkhawatirkan bagi rakyat sipil dan warga asing.

"Melihat perkembangan situasi di Suriah, Kerajaan Arab Saudi telah menutup kedutaannya di Damaskus dan menarik seluruh diplomat beserta stafnya di sana," demikian pernyataan otoritas Arab Saudi seperti disampaikan kantor berita Saudi Press Agency (SPA) dan dilansir AFP, Kamis (15/3/2012).

Arab Saudi berulang kali mengecam tindakan negara Barat terhadap Suriah. Namun akhirnya negara kawasan Teluk ini mengusir diplomat Suriah keluar dari negaranya pada Februari lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan otoritas Belanda memutuskan menutup Kedubes-nya di Damakskus dengan alasan kondisi keamanan yang semakin memburuk. Penutupan ini juga dimaksudkan untuk memberi sinyal politik bagi rezim Presiden Bashar al-Assad.

"Penutupan ini merupakan ekspresi kengerian yang kami rasakan melihat kekerasan yang dilakukan pemerintah Suriah. Menteri Rosenthal menutup kedutaan Belanda di Damaskus karena kondisi keamanan yang semakin memburuk di sana dan dalam rangka memberikan sinyal politik kepada Suriah," ujar Menteri Luar Negeri Belanda, Uri Rosenthal, dalam pernyataannya.

Pengumuman penutupan Kedubes Belanda ini disampaikan setelah Menlu Rosenthal bertemu dengan pihak oposisi Suriah di Den Haag, pada Rabu (14/3) waktu setempat.

Sebelumnya, Inggris, Prancis, Italia, Spanyol dan Amerika Serikat (AS) telah menutup kedutaan masing-masing di Damaskus. Negara-negara tersebut juga telah menarik seluruh diplomat beserta stafnya.

(nvc/nvt)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads