Selain korban tewas, sebanyak 24 anak lainnya menderita luka-luka. Saat kejadian, bus ini hendak kembali ke Belgia dari Val d'Anniviers, Swiss usai aktivitas bermain ski salju guna mengisi liburan mereka.
Bus ini melewati jalan raya A9 di dekat kota Sion, Swiss, sebelum akhirnya kecelakaan tak terhindarkan pada sekitar pukul 21.15 waktu setempat, Selasa (13/3). Saat itu, bus tengah melintasi sebuah terowongan, namun tiba-tiba bus banting setir dan menabrak dinding terowongan yang terbuat dari beton.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bus ini merupakan salah satu dari tiga bus yang membawa anak-anak sekolah yang berlibur. Penumpang bus-bus tersebut berasal dari dua SD di Belgia, yakni sebuah SD di Lommel dan sebuah SD di Heverlee. Sebagian besar anak-anak yang menumpang bus tersebut berusia sekitar 12 tahun.
Sedangkan di antara 6 orang dewasa yang menjadi korban tewas, termasuk di antaranya 2 sopir bus yang juga pelatih anak-anak tersebut.
Masih belum diketahui pasti penyebab bus ini tiba-tiba banting setir dan menabrak dinding terowongan. Polisi masih melakukan investigasi menyeluruh terhadap insiden ini.
(nvc/ita)











































