Presiden Prancis Nicolas Sarkozy harus meminta maaf atas ulah iseng putranya terhadap seorang polisi wanita (polwan). Anak laki-lakinya yang berumur 15 tahun itu, Louis, melemparkan tomat ke polwan tersebut.
Saat bermain di halaman Istana Elysee, Louis dan dua temannya melempari seorang polwan yang sedang berjalan melewati jalan di depan istana pada 8 Maret waktu setempat.
Polwan tersebut kemudian melaporkan insiden itu sebagai tindakan kriminalitas. Namun kasusnya kemudian ditutup setelah Sarkozy meminta maaf padanya secara langsung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Laporan pengaduan kriminalitas tengah dipertimbangkan, namun polwan tersebut akhirnya bisa dipengaruhi untuk membatalkannya," ujar sumber di Kepolisian Paris.
Sejauh ini pihak Istana Prancis menolak berkomentar mengenal hal tersebut. (ita/vit)











































